Hal yang Harus diketahui Tentang Asuransi Kesehatan Syariah

Asuransi Kesehatan Syariah

Pada dasar nya asuransi kesehatan syariah menerapkan prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariah, yaitu tolong menolong (ta’awun) dan melindungi (takafuli) diantara masing masing peserta asuransi melalui iuran dana yang dikelola secara syariah untuk menghadapi resiko yang berkemungkinan terjadi di antara para anggota.

Hal yang Harus diketahui Tentang Asuransi Syariah

Beberapa istilah dalam asuransi syari’ah yang harus kamu ketahui adalah sebagai berikut.

  • Akad adalah perjanjian atau kesepakatan secara tertulis yang memuat hak dan kewajiban diantara kedua belah pihak, baik polis maupun pihak asuransi.
  • Akad tabarru adalah perjanjian untuk memberikan dana dari peserta kepada dana tabarru untuk menolong peserta lain dan tidak bersifat komersial
  • Akad mudharabah adalah bagi-bagi hasil dari dana investasi yang di kumpulkan
  • Akad wakalah bil ujrah adalah perjanjian untuk memberikan wewenang kepada pihak asuransi untuk mengelola dana yang di berikan pihak polis. Sebagai tanda jasa, maka pihak polis di haruskan membayar ujrah (fee) kepada pihak yang mengelola asuransi.
  • Kontribusi adalah alokasi dana yang di berikan oleh pihak polis, sebagian besar akan dipergunakan untuk iuran dan untuk membayar ujrah atau fee kepada pengelola.
  • Iuran dana tabarru adalah kontribusi dana dari pihak polis
  • Dana tabarru adalah uang yang di kumpulkan dari iuran dana tabarru para anggot asuransi syariah
  • Surplus atau defisit underwriting adalah selisih kurang atau lebih dari semua dana peserta yang telah di potong untuk kontribusi reasuransi, pembayaran santunan, cadangan teknis dalam kurun waktu satu tahun.

Jenis Asuransi Syariah

Beberapa jenis asuransi syariah yang harus kamu ketahui. Berikut daftar asuransi syariah.

1. Asuransi rekayasa syariah

Asuransi ini akan melindungi dari resiko kehilangan atau kerusakan atas objek yang di pertanggung jawabkan, semisal kontruksi, mesin-mesin, peralatan, material dan lain-lain. Untuk menjamin pertanggung jawaban terhadap semua kerusakan atau kehilangan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Asuransi rekayasa terbagi menjadi dua.

Asuransi proyek, jenis perlindungan yang di berikan asuransi ini antara lain

》Asuransi kontruksi,

asuransi ini memberikan jaminan terhadap kerukasan terhadap pelaksanaan pembangunan

》 Asuransi pemasangan

Asuransi ini menjamin kehilangan terhadap suatu mesin saat proses instalasi.

Asuransi non proyek, jenis perlindungan daru asuransi ini antara lain

》Asuransi perlatan elektronik

》Asuransi kerusakan mesin

》Asuransi perlatan berat

2. Asuransi pengangkatan barang syariah

Asuransi ini akan menjamin dari kerusakan suatu barang yang di angkut dari satu tempat ke tempat lain, baik lewat jalur darat, laut atau udara.

3. Asuransi harta benda syariah

Asuransi ini akan menjamin pertanggung jawaban dari kerusakan harta benda yang di akibatkan dari musibah, semisal kebakaran, ledakan, sambaran petir, pesawat yang jatuh, juga asap yang ditimbulkan dari benda yang diasuransikan terbakar.

Beberapa jenis asuransi harta benda, sebagai berikut.

  • Polis standar gempa bumi indonesia
  • Polis standar asuransi kebakaran indoneisa
  • Property all risk dan insdustrial all risk

4. Asuransi aneka syariah

Asuransi ini akan memberikan jaminan hukum untuk pihak ketiga ketika cidera badan, kerusakan harta benda akibat kecelakaan saat bekerja atau bisnis yang di jalankan pihak polis.

Beberapa jenis asuransi aneka syariah antara lain

  • Public liability insurance
  • Comercial general liability

5. Asuransi rangka kapal syariah

Asuransi ini memeberi jaminan pertanggung jawaban terhadap kerusakan kapan atau mesin dari resiko pelayaran dan bahaya laut.

Dua jaminan yang di berikan antara lain.

  • Limited terms/limited conditions (Cl 284 dan Cl 289).
  • Full terms/full conditions (Cl 280)

Sebenarnya masih banyak jenis Asuransi Kesehatan Syariah ini. Kamu bisa memilih salah satu dari banyak nya jenis itu, sesuai dengan yang kamu butuhkan. Sekian, semoga bermanfaat.